Spesialis Elektronik – Rekomendasi Merk dan Tipe UPS terbaik untuk Server 2023

Server adalah perangkat komputer yang berfungsi untuk menyediakan layanan atau data kepada komputer lain yang terhubung dalam suatu jaringan. Server membutuhkan daya listrik yang stabil dan kontinu untuk menjaga kinerja dan keamanan data yang disimpan di dalamnya. Namun, seringkali terjadi gangguan listrik yang dapat menyebabkan server mati mendadak atau rusak. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan alat bantu yang disebut Uninterruptible Power Supply (UPS).

UPS adalah alat yang dapat menyimpan daya listrik dalam baterai dan menggunakannya untuk memberikan daya darurat kepada perangkat elektronik ketika listrik utama padam. UPS juga dapat menstabilkan tegangan listrik yang masuk ke perangkat elektronik agar tidak terjadi lonjakan atau penurunan yang dapat merusak komponen elektronik. Dengan menggunakan UPS, server dapat tetap beroperasi selama beberapa menit hingga jam, tergantung pada kapasitas baterai dan beban daya yang digunakan. Selama waktu tersebut, server dapat melakukan backup data atau dimatikan dengan cara yang benar.

Faktor yang perlu dipertimbangkan saat memilih UPS untuk Server

Salah satu faktor penting yang perlu dipertimbangkan saat memilih UPS (Uninterruptible Power Supply) untuk server adalah kapasitas daya yang dibutuhkan. Kapasitas daya UPS menentukan berapa lama server dapat tetap beroperasi saat terjadi pemadaman listrik atau gangguan lainnya. Kapasitas daya UPS juga mempengaruhi ukuran, berat, dan harga UPS itu sendiri.

Kapasitas daya UPS

Untuk mengetahui kapasitas daya UPS yang sesuai untuk server Anda, ada beberapa langkah yang perlu dilakukan. Pertama, Anda harus menghitung total beban daya yang dikonsumsi oleh server dan perangkat lain yang terhubung ke UPS, seperti monitor, router, switch, dan sebagainya. Beban daya ini biasanya diukur dalam watt (W) atau volt-ampere (VA). Anda dapat menemukan informasi ini pada label perangkat atau manual pengguna.

Durasi waktu backup cadangan battery UPS

Kedua, Anda harus menentukan berapa lama Anda ingin server tetap beroperasi saat terjadi pemadaman listrik. Ini disebut sebagai waktu cadangan atau runtime. Waktu cadangan ini tergantung pada kebutuhan dan preferensi Anda. Misalnya, jika Anda hanya ingin server menyimpan data penting dan mematikan diri dengan aman saat listrik padam, Anda mungkin hanya membutuhkan waktu cadangan beberapa menit. Namun, jika Anda ingin server terus berfungsi sampai listrik kembali normal, Anda mungkin membutuhkan waktu cadangan lebih lama.

Beban perangkat server

Ketiga, Anda harus mencari UPS yang memiliki kapasitas daya yang cukup untuk menangani beban daya dan waktu cadangan yang Anda inginkan. Kapasitas daya UPS biasanya ditulis pada spesifikasi produk dalam VA atau W. Semakin besar kapasitas daya UPS, semakin lama waktu cadangan yang dapat disediakan. Namun, kapasitas daya UPS juga dipengaruhi oleh faktor lain seperti efisiensi, suhu, dan umur baterai.

Sebagai contoh, jika server Anda memiliki beban daya 500 W dan Anda ingin waktu cadangan 15 menit, Anda dapat mencari UPS dengan kapasitas daya sekitar 1000 VA atau lebih. Ini karena UPS biasanya memiliki efisiensi sekitar 50%, yang berarti bahwa hanya setengah dari kapasitas daya yang dapat digunakan untuk menyediakan listrik bagi beban. Selain itu, Anda juga harus mempertimbangkan toleransi kesalahan dan pertumbuhan masa depan saat memilih kapasitas daya UPS.

Demikianlah cara menentukan kapasitas daya UPS yang sesuai untuk server Anda. Dengan memilih UPS yang tepat, Anda dapat melindungi server dari kerusakan akibat pemadaman listrik atau gangguan lainnya dan memastikan kelancaran operasional bisnis Anda.

Rekomendasi Merk dan Tipe UPS Server terbaik 2023

Saat ini ada banyak pilihan merk dan tipe UPS yang beredar di pasaran dengan harga dan spesifikasi yang berbeda-beda. Berikut ini adalah beberapa rekomendasi UPS terbaik untuk server 2023 yang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan kantor Anda.

APC Back-UPS BX 1600VA

APC adalah salah satu merk UPS terbaik dan terpopuler di dunia. Salah satu produknya yang direkomendasikan untuk server adalah APC Back-UPS BX 1600VA. UPS ini memiliki kapasitas daya sebesar 960 watt dan dapat memberikan daya darurat hingga 33 menit untuk beban 300 watt atau 9 menit untuk beban 600 watt. UPS ini juga dilengkapi dengan fitur manajemen baterai cerdas, penyesuaian tegangan otomatis (AVR), dan software PowerChute yang dapat memonitor kondisi UPS dan melakukan shutdown otomatis server jika baterai habis.

Orion UPS Vortex V-3000

Orion adalah merk UPS lokal yang memiliki kualitas dan harga yang bersaing. Salah satu produknya yang cocok untuk server adalah Orion UPS Vortex V-3000. UPS ini memiliki kapasitas daya sebesar 1300 watt dan dapat memberikan daya darurat hingga 30 menit untuk beban 500 watt atau 10 menit untuk beban 1000 watt. UPS ini juga memiliki fitur kontrol mikroprosesor, AVR/stabilizer, pengisian otomatis saat offline, pengaturan senyap, dan restart otomatis saat listrik pulih.

G-TEC Must 1500

G-TEC adalah merk UPS asal Taiwan yang memiliki fitur canggih dan teknologi mutakhir. Salah satu produknya yang direkomendasikan untuk server adalah G-TEC Must 1500. UPS ini memiliki kapasitas daya sebesar 1050 watt dan dapat memberikan daya darurat hingga 15 menit untuk beban 500 watt atau 5 menit untuk beban 1000 watt. UPS ini juga memiliki fitur double conversion on-line, yaitu sistem yang mengubah arus AC menjadi DC lalu kembali menjadi AC dengan frekuensi dan tegangan yang stabil. Fitur ini dapat memberikan perlindungan maksimal bagi server dari gangguan listrik seperti blackout, brownout, surge, spike, noise, atau harmonik.

Spesialis Elektronik – Rekomendasi Merk dan Tipe UPS terbaik untuk Server 2023

ICA CT1082B

ICA adalah merk UPS lokal yang sudah berpengalaman dalam bidang proteksi listrik. Salah satu produknya yang sesuai untuk server adalah ICA CT1082B. UPS ini memiliki kapasitas daya sebesar 800 watt dan dapat memberikan daya darurat hingga 20 menit untuk beban 50%. UPS ini juga memiliki fitur AVR, LED indicator, alarm buzzer, overload protection, short circuit protection, dan auto restart.

Prolink PRO1201SFCU

Prolink PRO1201SFCU adalah produk UPS yang memiliki desain kompak dan ringan dengan harga yang ekonomis. UPS ini memiliki kapasitas daya sebesar 600 watt dan dapat memberikan backup selama sekitar 10 menit untuk beban 50%. UPS ini juga memiliki fitur line interactive, LCD display, USB port, surge protection, overload protection, short circuit protection, dan auto restart.

Kesimpulan

Demikianlah beberapa rekomendasi merk dan tipe UPS terbaik untuk server 2023 yang dapat Anda pertimbangkan. Dengan memilih UPS yang tepat, Anda dapat melindungi server dari kerusakan akibat pemadaman listrik atau gangguan lainnya dan memastikan kelancaran operasional bisnis Anda.

Tinggalkan Balasan